Hukum

Pahami segi Hukum dalam mempersiapkan pernikahan.

Keuangan

Cek pengaturan keuangan diri dan pasangan anda.

Medis

Bangun kebiasaan hidup sehat dan cegah penyakit.

Psikologi

Belajar berkomunikasi, memahami diri sendiri dan pasangan.

Umum

Topik-topik yang umum dan kira nya berguna untuk kita ketahui.

Home » Psikologi

Merasa Nyaman dengan Pacar?

Submitted by on February 1, 2013 – 6:47 pmOne Comment

Anda yang sudah siap menikah mungkin merasa sudah yakin banget dengan pacar. Anda mungkin percaya bahwa dia adalah orang yang memang dipertemukan sebagai jodoh Anda. Tapi ada juga yang tetap sulit yakin, bahkan sampai setelah menikah, bahwa pasangannya adalah jodohnya. Bahkan ada pula orang-orang yang merasa sulit nyaman dengan orang lain, sampai-sampai dia tak juga mau pacaran, apalagi menikah.

 Kalau ditelaah dari sisi psikologis, ternyata yakin atau tak yakin dan rasa nyaman atau tak nyaman untuk bertahan dalam suatu hubungan sering ditentukan oleh gaya attachment yang dibawa sejak kecil. Ada 4 gaya attachment (Bartholomew, 1990, dalam Miller, 2012), yaitu secure, preoccupied, fearful, dan dismissing.

 nyamanGaya attachment ini terbawa dari pengasuhan orangtua Anda ketika Anda kecil dulu. Jika orangtua Anda adalah orangtua yang hangat, penuh cinta dan penuh dukungan, maka kemungkinan Anda memiliki gaya attachment secure. Sementara jika Anda mengingat orangtua Anda sebagai orangtua yang dingin, penuh kemarahan, atau orangtua yang labil, mungkin Anda akan mengalami gaya attachment yang lain.

Gaya attachment mana yang Anda alami akan menentukan bagaimana hubungan Anda. Sekitar 60% orang melaporkan bahwa mereka memiliki gaya attachment yang secure, mungkin saja Anda jadi salah satunya. Artinya, Anda punya kesempatan besar untuk punya hubungan yang sehat dan bahagia dengan pasangan Anda.

Tapi kalau Anda alami gaya attachment yang lain, tidak berarti Anda pasti tak bahagia lho. Kalau Anda mau mengubah diri berusaha lebih percaya pada pasangan dan menjalin komunikasi dengan cara yang lebih sehat, Anda punya kesempatan jadi jauh lebih bahagia dibanding sebelumnya. Tak perlu salahkan masa lalu, Anda bisa memilih untuk bahagia!

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


− 7 = 2