Hukum

Pahami segi Hukum dalam mempersiapkan pernikahan.

Keuangan

Cek pengaturan keuangan diri dan pasangan anda.

Medis

Bangun kebiasaan hidup sehat dan cegah penyakit.

Psikologi

Belajar berkomunikasi, memahami diri sendiri dan pasangan.

Umum

Topik-topik yang umum dan kira nya berguna untuk kita ketahui.

Home » Psikologi

Selama Ada Cinta, Menjalani Hubungan Pasti Mudah

Submitted by on February 1, 2013 – 6:40 pmNo Comment

Banyak orang ketika memulai suatu hubungan percaya bahwa “kalau ada cinta, semuanya pasti mudah”.  Dan kamu akan terkejut dengan banyaknya (juga) orang yang meralatnya ketika hubungan mereka mengalami permasalahan dan mengatakan bahwa “cinta saja ternyata tidak cukup”.

 

Seberapa familiar kamu dengan pola hubungan seperti ini?

  • Mengalah saat bertengkar namun sebenarnya kamu memendam kesal
  • Menganggap permasalahan selesai hanya karena tidak ingin bertengkar
  • Mengalami pertengkaran “hebat” dan kemudian beberapa jam kemudian bersikap seakan tidak pernah terjadi masalah apapun di antara kalian
  • Penyebab pertengkaran di atas terjadi berulang kali dan diakhiri dengan cara yang sama pula?

Pola seperti ini banyak sekali terjadi di dalam hubungan yang tidak sehat. Permasalahan dianggap “selesai” karena ingin menghindari konflik, karena sayang dan memaafkan pasangan lebih baik daripada memperpanjang masalah. Padahal, seringkali yang dilakukan sebenarnya menggunakan alasan “cinta” untuk menunda menyelesaikan permasalahan. Sampai nantinya cinta “kalah” oleh rasa frustrasi, marah, kecewa karena masalah yang sama seringkali terulang.

Hubungan yang berhasil adalah hubungan yang selalu disertai dengan kerja keras. Di dalam hubungan, ada “aku” “kamu” dan “kita”. Tidak mungkin dua pribadi yang berbeda akan selalu baik-baik saja setiap saat. Dua orang dengan latar belakang yang berbeda tentu saja akan memiliki potensi untuk memiliki konflik dan seringkali yang muncul adalah saling menyalahkan.

Bagaimana persamaan ataupun perbedaan yang ada membuat hubungan menjadi semakin baik adalah “kerja keras” yang perlu dilakukan dalam membentuk suatu hubungan yang sehat. Bagaimana dalam hubungan saling bertoleransi, berdiskusi, belajar mendengarkan, memahami pasangan, menyelesaikan konflik ketimbang mengabaikannya, dll. Meskipun terdengar sederhana, pelaksanaannya tentu tidak semudah mengucapkannya (atau mungkin membaca-nya).

Bagaimana kita mengetahui bahwa kita “bekerja terlalu keras” dalam suatu hubungan? Hal yang paling mudah dirasakan adalah ketika kamu merasa lebih banyak merasa tidak bahagia ketimbang rasa bahagia-nya. Dengan kata lain, kami merasa lebih banyak menderita ketimbang menikmati hubungan. Indikator lain adalah ketika kamu merasa sebagai pihak yang banyak melakukan perbaikan dan perubahan untuk hubungan, namun tidak melihat pasangan melakukan usaha yang sama untuk membuat hubungan kalian berhasil. Berhubung perasaan melakukan lebih “banyak atau sedikit” juga terkait erat dengan persepsi. Pastikan bahwa memang itu fakta yang terjadi sebelum mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan.

Saat masih pacaran, hal ini mungkin jadi terkesan berlebihan atau bisa dengan mudah “kalau gak cocok ya putus aja”. Namun, yang perlu kamu ketahui pola kamu dalam berpacaran akan terbawa sampai kamu menikah.  Apakah setelah menikah kamu ingin memiliki hubungan kawin – cerai atau ingin memiliki satu pasangan seumur hidup dengan segala susah senangnya? Semua keputusan ada di tangan kamu sendiri.

Mau tahu lebih banyak untuk bagaimana cara-nya? Ikuti terus artikel – artikel selanjutnya 😉

 

Cinta memang diperlukan dalam suatu hubungan. Namun, cinta tanpa kerja keras hanya akan seperti landak yang berpelukan di musim dingin”

 

Tags:

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


− 8 = 0